opik>
seseorang yang bukan apa2 yang sedang mencoba untuk menjadi apa2. berkuliah di Unpad jurusan Hub. Internasional.
music>bagaimana dengan permusikan. sebenernya saya banyak terinfluence dari temen saya. click........... aja........... sini............ saya biasa ngebajak komputer mereka dan mengambil sebanyak2nya mp3 yang ada disana. teruskan pembajakan lagu. saya juga banyak terinfluence dari video2 skateboard kaya 411VM, thatslife dan banyak lagi.
See my list:
Radiohead. Sigur ros. Bjork. Depechemode. Three berry ice cream. auf der maur mellisa. My Vitriol. Karen ann. Swan Dive. Feist. D'sound. fourplay. Ladytron. the postal service. portishead. jem. lali puna. mew.The Strokes and many more.
|
|
|
 |
|
Saturday, January 27, 2007
Before you leave the room, check the number first.
Song : Miranda Sex Garden – Peep Show
It’s really cold here. Rain drops frequently every time. And I just stayed in a hotel when a lot of people were walking around the city, because it’s an order. Damn, this a little annoyed me. I was boring so much, all day long just watching HBO. This made me nuts.
In the first day when I just arrived in the hotel, after went to my room, Billy ask me to brought some bag in another room. So I just got going. I came to the room which Billy order to, and I saw the bag and I sock that the bag is really big. I brought it alone because I couldn’t found a maid to help me out carry this bag. When I was on the way return to my room, damn, I forgot the number of my room. I was keeping on walking and keep thinking hardly which one my room is. I predicted one room with same path when I was leaving my room for the first time. I stand in front of one door, and thought “is it my room??”. I knocked the door. I heard step inside the room. And then one people opened the door. and damn, that was not Billy. An old guys opened the door, and said,
Old guys : “yes, can I help you??”
Me : krik…..krik…..krik…… (Sound of cricket)
Me : “is it my room??” (a very stupid question)
Old guys : “hah..???”
Me : “mm.. forget it, wrong room, my bad!! Sorry sir”
And then I went to another room.
Finally, after three times wrong room, I found my own room. That’s very stupid. In a hotel, before you leave your room, check your number first. If don’t want to get lost.
Posted at 03:38 am by opik-opik
Permalink
Friday, January 26, 2007
Sumatera adalah salah satu pulau yang besar di Negara tercinta tempat beta dilahirkan bundo. Dan hari ini buat pertama kalinya gw menginjakan kaki gw di pulau ini. Dan gw cukup antusias. Gw liat keadaan geografisnya, kayanya di pulau Sumatera tuh keadaan alamnya berbukit2 gitu. Abis pesawat landing dari Jakarta di Bandara Padang (gw gak tahu namanya apa??) perjalanan dilanjutin ke Bukittinggi. Dari sana butuh waktu hamper 2 jam. Yang bikin gw tertarik, di sepanjang jalan di sekitarnya tuh bener2 hutan banget. Kaya masuk menerobos hutan. Dan ada sungai yang jernih banget. Kayanya di pulau Jawa udah gak ada sungai yang sebersih itu. Sayang sekali bukan, pulau Jawa udah kebanyakan penduduknya sih. Memasuki daerah pedesaannya, gw liat rumah2 penduduk yang sederhana banget. Semua atapnya serupa, gak ada yang pake genteng, semuanya atapnya dibuat dari plat seng buat ngeganti genteng. Gw jadi mikir, didalem rumah sederhana itu, yang dindingnya dibuat dari kayu, tanpa cat, mereka didalamnya mungkin tidak memikirkan sesuatu yang dipikirkan masyarakat di kota2 besar, prestise, figure, atau apalah itu. Setiap harinya mereka hanya menjalaninya saja. Dapet cukup uang untuk makan sudah cukup buat mereka. Tapi yang lebih gw pikirin, mereka bahagia dengan kehidupan apa adanya yang mereka jalani. Dan gw bersyukur banget atas apa yang gw punya. Gw liat anak2 kecil lagi main di depan sebuah mesjid kecil di daerah sebelum Pariaman. They all laugh and played without any burden. Seneng banget ngeliatnya. Bandingkan di kota2 besar, anak2 SD udah punya Hand Phone. Satu anak di beri HP ama orang tuanya dan orang tua anak yang lain melihat itu. Akhirnya dia membelikan Hand Phone buat anaknya. Intinya adalah persaingan materi untuk menunjukan existensi kita sebagai manusia. Mungkin gw terlalu skeptis menanggapi semuanya, gak semua orang kaya gitu, tapi itu yang pernah gw liat dan gw anggap itu salah. Suatu pendidikan orang tua yang salah terhadap anak2nya. Dan itu terjadi dikota2 besar. Ichiro Honda, pendiri perusahaan besar mobil Honda, tidak memberikan apapun kepada anak-anaknya. Saat materi menjadi sebuah ukuran bagaimana seorang manusia bisa dianggap ada (existensi) oleh manusia yang lain.
Di dalem bis gw duduk paling belakang dan di pinggir gw ada seorang bapak2. Gw inget yang temen gw omongin waktu teman gw berada di dalem satu bis. Dia mengajak ngobrol orang yang dipinggirnya itu, dan ternyata dari pembicaraannya tadi dia banyak mendapatkan hal baru yang sebelomnya dia gak tau. Tapi waktu itu yang ada gw cuman duduk ngeliat keluar jendela bis dan menikmati pemandangan alamnya dan kebudayaan yang ada di tempat itu. Gw lagi gak mood buat ngobrol ama orang lain. Mungkin lain kali aja. Bosen menikmati pemandangan di luar, gw ngeluarin buku dari dalem tas. “Romaji Diary and Sad Toys” yang belom sempet gw selesein bacanya. Gw liat orang depan gw lagi dengerin MP3 di Ipod dan di depannya lagi main PSP. Dan sebelah gw lagi baca buku. Gw belajar satu hal dari situasi itu, barang2 yang kita pake, baju, barang elektronik, dan segala macamnya lagi, memperlihatkan sebuah kesenjangan dalam hal ekonomi. Jujur, waktu gw ngeliat orang yang satu pake Ipod dan satu lagi lagi main PSP, gw iri karena gw gak punya. Tapi waktu gw lihat orang sebelah gw lagi baca buku, ada suatu kesetaraan didalamnya yang gw rasain. Mau buku itu harganya 500ribu ato 20 ribu, ato yang bacanya seseorang yang kaya ato seseorang yang miskin, semuanya gak jadi soal. Semuanya sama aja. itu hanya sebuah buku. Terlihat oleh mata sama aja kan? Tapi yang paling penting adalah sebuah pengetahuan, yang yang gak bisa dibandingin hanya oleh sebuah Ipod ato PSP yang harganya jutaan, yang bisa kita dapetin di dalam sebuah buku yang harganya mungkin cuman 20ribuan. Yang ngebedain adalah isinya. Isi dari sebuah buku masuk kedalam diri kita tanpa terlihat oleh mata. Kadang yang bikin kita lupa adalah mata kita sendiri. Kita terlalu banyak melihat keatas dan tidak pernah mau untuk melihat ke bawah. Mungkin bila kita sedikit mau melihat kearah bawah, kita akan lebih bersyukur dan lebih menghargai semua hal.
Posted at 05:39 pm by opik-opik
Permalink
Thursday, January 25, 2007
Sayonara... Girs from mars
Gw mulai berpikir buat menyerah ngedapetin gadis dari mars yang berkamuflase menjadi gadis yang murah senyum penjaga kasir Circle-K. Banyak alasan kenapa harus menyerah…. Pertama, dia udah punya cowok dan gw tahu gimana rasanya punya cewek direbut ama orang… rasanya kaya apa ya?? Permen nano2 kali ya???? Hoho…. Two years ago….. that stupid day on sabuga! Guys do you know that?? Gak usah dibahas lagi, itu udah jadi dokumen yang disimpen di rak paling bawah sebuah palung. Lagian buat apa nginget2 lagi yang udah lewat, cuman bikin pusing sendiri aja.
Alasan kedua, my point of view. gw jadi skeptis ngelihat orang2 yang pacaran. Ngeliat banyak kasus pacaran yang tidak sehat. Tidak sehat maksudnya gara2 pacaran mulu, jadi jarang olahraga dan makan tidak teratur. Jadi pacaranlah dengan sehat. Ya ngertilah dengan kalimat “pacaran yang tidak sehat”. Bukannya gw sok alim, tapi berhubung dengan kapasitas keimanan gw yang pas2an banget…. Kurang malah…. Gw gak mau terjerumus kedalam “satanic circle”. Kebayang gak kalo seumur gw, 20 tahun (baca : 16 tahun) gw udah punya anak. Tidak, terimakasih. Tapi kayanya sex bebas dikalangan muda mudi masa kini tuh, udah bukan hal yang aneh lagi. Mungkin pandangan gw juga udah mulai biasa tentang hal itu, tapi pandangan gw tentang free sex, gak gw jadiin alasan buat ngelakuin hal itu, tapi gw bikin itu semua jadi “batasan” buat gw untuk antisipasi kearah sana dan berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak. “Batasan” tentang mana yang salah dan mana yang bener. Toh hati gak pernah bohong kok. Everybody know what the right thing and what the wrong thing. So, think deeply before you do something. Dan semoga gw gak makan omongan gw sendiri. I’LL FIGHT FOR IT!!
Sebuah pandangan terhadap sesuatu di dunia, berasal dari pandangan mayoritas manusia yang berada di territorial tersebut. Itulah kebudayaan yang manusia ciptakan sebagai makluk social. Bila dalam suatu daerah ada 80 orang yang hidup, 50 orang mengatakan A adalah benar dan 30 orang mengatakan A adalah salah, maka di daerah tersebut A jadi benar. Kaya silogisme di matematika ya?? Dan mungkin berbeda dengan wilayah lain. Mungkin sebaliknya. A tadi bias jadi salah. Mayoritas selalu menang. Just back to our heart.
Satu hal yang penting buat dijustifikasi,semua pandangan gw diatas tentang batasan yang buat sendiri, gak ngebuat gw jadi makluk hermaprodit (makluk yang punya dua alat kelamin). Tetep suatu saat gw pengen punya cewek. Seorang wanita yang baik hati, cantik dan yang penting dia bisa bikin gw deket ama Sang Pencipta. Tapi bukan jadi kaya gini, gw punya cewek gw jadi deket ama sang pencipta trus waktu gw cerai berai dengan si pujaan hati gw itu, gw jadi jauh lagi ama sang Pencipta. Bukan itu maksud gw. Jangan salah persepsi. Tapi lebih kepada ngebikin kesadaran gw naik ke permukaan. Ya buat pencegahan kearah yang “diinginkan”. karena sebuah keinginan (will), terdiri dari 50% nafsu, 50% gas panas. Tapi sih kalo masalah deket ama Dia, mau punya cewek ato gak juga, gw harus deket ama Dia. He always watching on us from up stairs, so watch your ass.
Begitulah. Ya, jalani kehidupan dengan sebaik-baiknya. GIRLS FROM MARS…. SAYONARA…..
Jumat besok gw musti ke Bukittinggi ada sesuatu yang musti gw urus disana…. Tapi ngeliat kejadian Adam Air, gw jadi was2 buat pergi kesana. Tapi gimana lagi, gw harus pergi…. Doakan semoga cuaca bagus dan sampai disana dengan selamat. Liburan musim panas udah hamper abis. Gw gak ngerasa ngegunain waktu libur gw dengan sebaik2nya.
Soal penggunaan waktu dengan sebaik2nya, Einstain hanya tidur dua jam sehari. Gw pikir dia mungkin bener2 ngegunain waktu dihidupnya dengan semaksimal mungkin. Selama kita tidur apa yang kita lakuin?? Gak ada…. Jadi dia lebih milih buat bangun (sadar) lebih banyak dari pada waktu tidurnya. Dan yang kita semua tau, dengan hidupnya seorang Einstein, jadilah sebuah bom yang meratakan Hiroshima dan Nagasaki. Tapi kadang dalam sadar pun kita tetep banyak nyia2in waktu. Gw bakal mulai coba buat mempergunakan waktu dengan sebaik2nya. Gw sering denger dari orang2 yang lebih tua dari gw…. Katanya, waktu kalian masih panjang, pergunakanlah dengan sebaik2nya…… kalimat terakhir gw setuju tapi yang pertama “waktu kalian masih panjang”, gw sangat gak setuju. Kalo kita sadar kalo besok tuh gak pernah ada, apa yang bakal kita lakuin?? Pergunakan waktu dengan sebaik2nya hari ini. Kita cuman hidup buat hari ini aja kok…. Kemarin udah lewat, besok itu gak ada yang tentu. Yang ada cuman sekarang….. yang selamanya terus menerus dan berkesinambunagn itu adalah sekarang.
Posted at 10:08 am by opik-opik
Permalink
Saturday, January 13, 2007
The Princess has already gone……
Song : Yui – Spiral and Escape
Happy New Years 2007. I think its been too late to say it, but its better than never at all. I hope this year everything would be walk on the right path. And I said to God that I’ll be fight for my own life this year. I don’t want to ask something to Him. On my mind, I just want to struggle as best as I can. And everything will be fine and better than last year. Lets Fight!!! Remember the princess?? Finally I can knew her name. Her name is Nineu. What a fine name. and also she gave me her number. At the first, I’m so exited so much. When I was on my bike, I was act like a stupidass, cause I was too much happy. In the other day, I sent her a short message to her number. But she didn’t send me back. In my though, maybe she was to busy to reply it. And a fiew day later, I sent her again. And also she didn’t answer me. Its made me disappointed. And my happiness started to steam away. Yesterday, I went to Circle-K with my friend andy. But she didn’t there. I saw here friend. She is a girl. But, I don’t know her name. And I talked to her.
“To day, everything will be decide in one answer of yours. And when I hear it, I won’t run away. What I’ll do, is to face it. And maybe after I hear it, I’ll be change. Maybe, this is the last time for me to be “me”. Maybe, this is the last time I’m standing here. So, tread this job with all your heart.” (from one litre of tears). “so, what I would ask to you is, “has Nineu got a boyfriend??” And She (Nineu’s friend in her department) answer my question: “Yes she has”
Sky was so clear. So blue and the clouds so white like an ocean far far away. There was no wind. I wonder why?? I sat down at the front floor of my class. Its was a warm day. Alone there after I finished my exam. Yes, I though my mission has already failed. At least, I’ve tried to know her even a lil bit. And I believe my effort doesn’t vain. Though everything will ending with that answer. I try to see the sky and said to myself, that I wont give up like this. As long as we have a time, I believe there is an opportunity for us to rise again after we fall to the ground. Therefore, I stand up and rised my head for the risk I’ll be take. I’ll go to the Circle-K again to invite her to go with me in my birthday. I don’t know what it will be, but I’ll never know if I never try, right?? So I’ll struggle for it.
The Mission has not already failed. The Mission for life.
Posted at 11:36 am by opik-opik
Permalink
|
|
|