opik> seseorang yang bukan apa2 yang sedang mencoba untuk menjadi apa2. berkuliah di Unpad jurusan Hub. Internasional. music>bagaimana dengan permusikan. sebenernya saya banyak terinfluence dari temen saya. click........... aja........... sini............ saya biasa ngebajak komputer mereka dan mengambil sebanyak2nya mp3 yang ada disana. teruskan pembajakan lagu. saya juga banyak terinfluence dari video2 skateboard kaya 411VM, thatslife dan banyak lagi. See my list: Radiohead. Sigur ros. Bjork. Depechemode. Three berry ice cream. auf der maur mellisa. My Vitriol. Karen ann. Swan Dive. Feist. D'sound. fourplay. Ladytron. the postal service. portishead. jem. lali puna. mew.The Strokes and many more.
   

<< October 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31







-ayu
-bayugenia
-diani
-gin
-libertania
-phoebe
-reygreena
-rimba
-subur
-soe





If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed


Wednesday, February 13, 2008
SETELAH SEKIAN LAMA

SHE..

Kuliah baru jalan 2 hari. Tapi tugas udah setumpuk buat minggu depan. Kerjaan di Jakarta belom beres pula. Gw musti bener-bener ngatur waktu 6 bulan kedepan. Kalo gak bisa-bisa semuanya berantakan. I’ll struggle for it!! Akhirnya gw bisa ngeliat dia lagi dikampus. Malah tadi baliknya kita satu bis. Tapi kita gak bertegur sapa. Gw terlalu asik baca buku dan waktu bis berhenti, dia udah turun keluar. Gw baru sadar waktu dia udah keluar dari bis kalo kita satu bis. Gw heran, semakin gw suka ama dia, semakin gw ngerasa jauh ama dia. Semakin gw sadar akan kapabilitas gw yang… gak mungkin ngejangkau dia. Tapi ya sudahlah. Mungkin lebih baik gini aja. Biarin ini semua berada pada tempatnya masing-masing. I’m tired. I hated it. Let the dead be dead.

THEY ARE TOO YOUNG TO DIE

Kejadian di AACC kemaren, ironis banget. soalnya korban2 yang mati pada masih dibawah 20 tahun. They are too young to die. Dan mereka mati sia2. Apa yang lebih ironis lagi daripada mati muda secara sia-sia karena budaya populer yang sedang mejamur? Dan katanya mereka yang menonton didalem sana banyak yang berada dibawah pengaruh alkohol. Ironis. Gw kesel sendiri ngelihatnya. Apa yang salah?? gw turut berduka cita.

Gw nyoba nulis tentang hal ini lebih detailnya dan mungkin ntar coba gw kirimin ke PR. Ya, semoga aja di terima. Tapi masih ada beberapa data lagi yang pengen gw tambahin di tulisan gw itu.  kalo udah diterima, mungkin ntar gw posting-kan diblog. Berspekulasi doank!

I DON’T SMOKE ANYMORE

Berbicara soal rokok. Gw udah berhenti permanen. Mungkin dari November tahun lalu kali ya. Dan terakhir gw ngerokok, waktu gw kejebak badai di desa Tosari. Waktu itu gw mau gunung Bromo, taunya badai gitu. Menyebalkan memang. Tapi alam berkehendak lain. Itu juga, gara2 diatas sana dinginnya minta ampun. Gw pikir rokok adalah jawabannya. Ternyata itu hanya sebuah retorika dikepala gw yang gw bangun dimasa lalu. Kenyataannya bahwa dingin akan terus menusuk walaupun gw ngerokok sebanyak 2 bungkus sekalipun. Alesan gw berhenti ngerokok sebenernya konyol juga. Gw berhenti karena gw gak suka ngelihat banyak cewek sekarang ini pada ngerokok dengan bangganya. Entah itu gaya atau semacam kebutuhan. Atau ada faktor filosofisnya di belakang kenapa mereka ngerokok? Gw gak tau. Dan sebenernya gw gak mau tau? Yang jelas gw gak suka (Walaupun nenek gw juga seorang perokok). Tapi berhubung apa hak gw buat ngelarang-larang mereka, akhirnya rasa tidak suka gw, gw tumpahkan ke diri gw sendiri dengan tidak merokok lagi sebagai perwujudan ke-konsisten-an gw terhadap deklarasi ketidaksukaan gw terhadap para wanita perokok tadi.

Gw jadi inget temen gw pernah marahin ceweknya gara2 siceweknya ini tiba2 ngerokok. Terus temen gw bilang gini: “ngapain lu ngerokok sekarang? Ikut-ikutan yang lain pada ngerokok? Atau ngerasa keren karena lu bisa ngerokok sekarang? Lu musti tau, dengan lu ngerokok ini, selain lu bisa kena kanker, lu  udah ngerendahin diri lu sendiri dimata orang-orang!!”

Mungkin gw termakan nilai-nilai budaya lama di Indonesia, tapi berhubung gw emang orang Indonesia, gw setuju ama omongan temen gw tadi! Dan dengan asumsi bahwa rokok emang bisa bikin orang mati.

AMORAL GOVERMENT

Pemerintah sekarang di Jakarta sudah menjadi semacam diktator yang mengatas namakan hukum dan kepentingan umum. Mereka dengan seenaknya menggusur rumah-rumah warga di ibukota.  Dimana moral mereka sekarang ini? Mereka, pejabat-pejabat, hidup enak di rumah mewahnya sementara rakyat kehilangan rumahnya dan gak tau harus hidup dimana? Ada seorang ibu yang katanya dia membangun rumah ini dengan usahanya sebagai pedagang lontong selama 25 tahun. Aristoteles berbicara tentang manusia sebagai zoon politicon, yang berarti hewan yang berpolitik. Dia berasumsi bahwa manusia akan hidup berdampingan hanya dalam sebuah wadah politik yang terorganisir. Dan bila tanpa itu, manusia akan hidup dalam anarki. Sekarang pengorganisir wadah politik tersebut dengan sewenang-wenang menjajah rakyatnya demi keuntungan mereka sendiri dengan mengatas namakan hukum dengan alasan kepentingan umum. Kepentingan siapa sebenarnya??

Posted at 07:50 am by opik-opik
kritik donk!!  

Saturday, August 04, 2007
Dua Manusia

Manusia Pertama
   Kukira nama tidak penting. Tindakan dari orang yang ber-“nama” itulah yang menurutku penting. Jadi tak akan kusebutkan namaku. Aku hanya seorang biasa yang tidak tahu apa-apa. Hanya satu yang kutahu. Aku harus bertindak. Orang-orang terlalu banyak berbicara ini itu tapi tidak melakukan tindakan apapun. Mungkin juga aku adalah salah satunya. Kalau pun memang aku adalah salah satu dari mereka, maka aku cukup beruntung bisa SADAR, bahwa aku adalah salah satu dari mereka, bahwa selama ini aku tidak melakukan apa-apa yang cukup berarti untuk diriku sendiri dan orang lain dan aku terlalu banyak berbicara ini itu, kesana kemari tanpa tujuan yang jelas. Terlalu nyaring untuk sesuatu yang kosong. Dan dengan keSADARan itu, aku akan mencoba keluar dari lingkaran hitam yang menyelimutiku selama ini. Kucoba dengan melihat dan mendengar. Melihat dengan mata yang terbuka. Mungkin selama ini aku buta. Dan mendengar dengan baik. Mungkin selama ini aku tuli. 
   Aku lebih menyukai proses daripada hasilnya. Hasil hanyalah sementara yang berakhir dengan proses yang lain. Siklus yang terus berlanjut. Selama kita bernafas, proses itu merupakan alur yang tidak berkesudahan. Tapi walaupun sulit dipercaya, suatu hari kita akan behenti bernafas dan mengakhiri proses yang panjang itu. Aku tidak mau diam saja. Statis. Aku ingin menjalani prosesku sendiri. Hidup adalah proses.                                       
   Tindakan yang kupilih adalah membaca. Aku membaca banyak sekali buku. Semakin banyak buku yang kubaca, semakin banyak yang kuketahui tentang dunia ini. Semakin banyak yang kuketahui, semakin aku tahu bahwa aku tidak tahu apa-apa. Bahwa aku hanyalah satu tetes air di lautan. Karena aku lebih menyukai proses daripada hasilnya, maka aku tidak akan menyerah dengan banyaknya air dilautan.  
   Suatu hari aku bertemu dengan manusia lain. Berkomunikasi layaknya manusia pada umumnya. Dia menceritakan tentang bagaimana dia menjalani hari demi hari hidupnya. Maka kusampaikan apa yang ada dikepalaku, bahwa banyak manusia yang hidup seperti berjalan dalam tidur. Tidak tahu apa yang mereka inginkan. Dan tidak tahu dalam kondisi apa mereka saat ini. Hanya berjalan begitu saja. Kusampaikan tidak lebih dan tidak kurang. Setidaknya menurut perhitunganku. Entahlah apa aku sanggup menyampaikan dengan bahasa yang bisa dia mengerti atau tidak. Tapi kuharap dia bisa menerima apa yang kusampaikan dan muncul satu kesadaran dalam dirinya. Kesadaran sebagai manusia seutuhnya. Manusia yang suatu hari akan mati. 

Manusia Kedua
   Namaku adalah manusia. Sebelumnya hidupku bahagia sekali. Aku dilahirkan dalam sebuah keluarga yang sangat harmonis dengan kebutuhan yang selalu terpenuhi. Rumahku yang sederhana dan indah ini kubangun dengan jerih payahku selama bertahun-tahun. Dan akhirnya rumahku berdiri kokoh dengan sisa-sisa kayu pembangunan pabrik dan bilik-bilik yang sudah bolong sebagai dindingnya. Berdiri sangat megah dan kokoh di sebuah pinggiran kota dengan pemandangan yang indah.  Pemandangan rumah-rumah megah lainnya yang bertumpuk-tumpuk dan sungai yang hitam pekat dan harum dengan sampah-sampah plastik yang rutin kubuang setiap pagi hari. Bila datang api besar, hanya dalam waktu singkat, pesta api itu akan dengan mudah menghilangkan rumah-rumah super megah itu. Dalam hidup yang serba berkecukupan ini, aku selalu makan sekali sehari dengan nasi yang dicampur dengan kerupuk dan tempe. Sungguh makanan yang sangat ekslusif. Makan terlalu banyak tidak baik. Buat apa makan 3 kali sehari kalau sekali saja cukup buatku untuk mengendarai kendaraan mewahku keliling kota. Gerobak dengan dua roda dibelakang dan diriku sebagai motor penggeraknya. Kucari plastic diseluruh penjuru kota. Kadang kendaraanku ini bisa kupakai untuk istirahat tidur bila aku terlalu malam atau terlalu capai untuk pulang ke rumahku. Dua orang anakku mempunyai peran yang sangat vital dalam bisnis keluarga yang sudah berjalan turun-temurun ini. Mereka adalah seniman terhebat dari semua seniman yang pernah ada. Bernyanyi dari mobil ke mobil dan dari perempatan satu keperempatan yang lain. hanya dengan bernyanyi, mereka sudah berbakti kepada orangtua mereka. Sungguh anak yang baik. Dan juga mereka sudah cukup pintar untuk menjadi seorang seniman handal, jadi aku tidak perlu memasukan mereka ke sekolah-sekolah yang didirikan oleh para penguasa sebagai formalitas bahwa mereka (penguasa) peduli terhadap rakyatnya. Dan lagi pula, anak-anakku juga menolak untuk dimasukan kesekolah. Itu bukti kalau mereka sudah merasa cukup pintar untuk menghadapi euphoria kehidupan. 
   Kehidupanku yang bahagia tadi berubah 180 derajat. Kebahagianku hanya tinggal dalam ingatan saja. itu terjadi ketika aku bertemu seorang manusia bodoh, tapi dengan kebodohannya dia berhasil merebut kebahagiaan hidupku. Dia hanya berkata bahwa manusia hidup seperti sedang berjalan dalam tidur. Bahwa diluar gua, ada dunia yang sangat luas untuk dilihat. Kita tidak akan melihat keindahan dunia luar bila kita terus hidup dalam gua ini. Keluarlah dari gua tempatmu hidup. Itu yang dia sampaikan. Dan dari sanalah kebahagiaan hidupku selama ini, hilang dengan begitu saja. Aku tidak menikmati lagi pemandangan rumah-rumah dan sungai-sungai didepan rumahku, yang semula indah dalam mataku menjadi begitu kumuh dan kotor. Aku tidak merasakan lagi nikmatnyanya memakan nasi dengan kerupuk dan tempe saja. Siang hari aku menjadi sangat lapar, dan ingin sekali makan untuk yang kedua kalinya dalam satu hari. Itu berlebihan buatku. Aku tidak sanggup membelinya. Dan bagaimana aku akan merubah nasib anak-anakku menjadi lebih baik? Itu semua menjadi beban yang besar sekali untukku. Pandanganku terhadap hidup berubah begitu saja setelah bertemu dengan orang bodoh itu. Sungguh aku menyesal bertemu dengannya. Kalau saja aku tidak bertemu dengan orang itu, maka aku tidak akan menyesali kehidupanku yang serba kekurangan ini sebagai akibat dari masih mudaku yang tak pernah sadar untuk mencoba merubah kehidupannku. 

 


Posted at 06:00 pm by opik-opik
kritik donk!!  

sudah lama sekali!!!

gila bener2 udah lama gw gak ngeblog duisini!!!! kayanya sesuatu yang sudah dimulai tidak bisa ditinggalkan begitu saja, jadi gw balik buat nyelesain yang udah gw mulai!!!


Posted at 05:55 pm by opik-opik
kritik donk!!  

Tuesday, January 30, 2007
Happy Birthday to me…..

Song : Tom Yorke – The Eraser

 

Introduce

21 years ago, lahir seorang anak yang diprediksikan akan menyelamatkan dunia. Anak itu lahir normal dengan bobot kurang lebih 4 kilogram. Setelah tumbuh besar ternyata prediksi itu meleset bukannya akan menyelamatkan dunia, anak itu malah berambisi akan menaklukan dunia. Sungguh pemikiran yang utopia sekali. Tapi ambisi tetap ambisi dan ideology tetaplah ideology. Bersiap-siaplah dunia menghadapi hegemoni baru. Dan sekarang anak itu berumur 21 tahun. Itulah gw dengan segala ambisi yang gak mungkin di capai. Walaupun menggunakan 23 dukun dari segala penjuru nusantara, ambisi untuk meguasai dunia tidak akan pernah dicapai. Oleh karena itu gw ngambil jurusan Hubungan Internasional di Padjdadja Miharja University. Dan berdoa kepada Tuhan YME agar ambisi untuk meguasai dunia bisa terlaksana tanpa hambatan apapun. Tidak ada Superman ataupun Spiderman. Superman tidak exist di Indonesia karena sudah ada Gatot Kaca dan Spiderman tidak akan bisa hidup di Nusantara ini, karena tidak cukup gedung betingkat untuk melakukan aksinya.  Gatot Kaca pun sudah muak hidup di pulau jawa, karena tingkat polusinya tiap tahun meningkat pesat.

 

Cuap-cuap

Waktu cepet banget lewat. Kaya kereta malam tanpa station. Sungguh analogi yang aneh. Gw udah 21 tahun  lagi. Kaya bioskop, 21 (TwentyOne). Gw udah tua….. padahal gw pengen tetep ada di umur 19. ya udah anggep aja masih 19, toh muka gw gak setua 21. Seorang Teman yang berumur jauh diatas gw, sekitar 30an, ngomong ma gw, “it’s fun to getting old…” mungkin aja, tapi gw ngeri buat mikirin 10 tahun kedepan. Dan gw gak ngerti meaning dari kata2 dia tadi. Mungkin ntar waktu umur gw mencapai umur dia sekarang, gw bakal ngerti apa yang dia rasain. Jadi, kehidupan akan terus berlangsung.

Tadi, sebelom nyokap pergi kekantornya, dia bilang ama gw, “umur kamu udah 21, udah cukup tua, lebih dewasa lagi donk!!! cepet2 lulus kuliah, inget waktu” thanks mom for your advise. Ya gw musti lebih menghargai waktu. Tapi nyokap gak ngomong soal jodoh ya?? Misalnya, “cepet2 cari pacar donk, kamu udah 21 sekarang!!!” Bokap gak ngomong apa2.  

Orang pertama kali ngucapin Ultah. HP gw sendiri. Soalnya gak tahu kapan gw pasang alarm tengah malem tanggal 30 january. Gw tulis List-nya:

HP gw sendiri, Lulu, Arla, Chany, Nyokap, Bokap (walopun gak ngomong apa2, gw anggep dia ngucapin selamet).

Sampai sejauh ini, jam 8.13 am, baru mereka yang ngucapin selamet. Sisanya dari kemaren cuman ngomong, “traktirannya ya…”

Sebelom gw pergi ke Bukittinggi, gara2 rada sibuk (males banget dibilang sibuk), musti pergi sana sini, gw ampe lupa kalo hari ini gw ultah. Sampe si mantan ngeSMS, “hari selasa pas kamu ultah??”. Baru keingetan kalo hari selasa ini gw ultah.

 

Harap-harap Cemas

Makasih banget buat Allah SWT, yang udah memberikan kehidupan yang sangat indah ini. Semoga gw bisa lebih giat lagi beribadah dan selalu bersyukur. Gw bakal berjuang tiap sisa hari yang bakal gw lewatin, buat jadi orang yang berguna bagi semua orang.

 

 

 

 

 

 


Posted at 08:52 am by opik-opik
thankss (3)  

Next Page